Mudik sudah di depan mata! Bagi banyak orang, ini adalah momen yang paling ditunggu untuk pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga. Nah, kalau biasanya mudik identik dengan mobil bensin atau diesel, tahun ini mungkin ada yang kepikiran buat coba pakai mobil listrik. Tapi, apakah mudik dengan mobil listrik lebih hemat atau malah bikin ribet? Yuk, kita bahas!
Lebih Hemat di Kantong, Asal Perhitungan Matang
Salah satu keuntungan utama pakai mobil listrik saat mudik adalah biaya operasional yang lebih murah dibanding mobil BBM. Bayangkan, kalau pakai mobil bensin, perjalanan mudik bisa menghabiskan ratusan ribu hingga jutaan rupiah untuk bahan bakar. Sementara itu, dengan mobil listrik, pengisian daya di rumah atau di SPKLU bisa jauh lebih hemat, terutama kalau memanfaatkan tarif listrik yang lebih murah pada malam hari.
Perbandingan Biaya: BBM vs Listrik
Secara kasar, biaya perjalanan mobil listrik bisa lebih murah dibanding mobil BBM. Misalnya, untuk Untuk perjalanan Jakarta-Yogyakarta sejauh 530 km dengan mobil listrik BinguoEV, pengisian daya penuh sebelum berangkat sangat disarankan. Dengan jangkauan sekitar 410 km per pengisian, perjalanan ini kemungkinan memerlukan satu kali isi ulang.
Biaya pengisian di rumah berkisar Rp55.000-Rp65.000, sementara di SPKLU diperkirakan Rp91.000-Rp114.000 tergantung tarif listrik. Agar lebih fleksibel selama di Yogyakarta dan perjalanan pulang, ada baiknya menganggarkan biaya tambahan untuk pengisian daya.
Tapi, Gimana dengan Infrastruktur SPKLU?
Nah, ini nih yang sering jadi pertanyaan besar. Walaupun jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terus bertambah, masih ada beberapa daerah yang belum punya banyak titik pengisian. Kalau rutenya melewati kota-kota besar seperti Jakarta, Semarang, Yogyakarta, atau Surabaya, masih aman. Tapi kalau harus melewati jalur yang lebih pelosok, perlu strategi ekstra untuk memastikan ada tempat ngecas sebelum baterai habis.
Waktu Pengisian vs Efisiensi Waktu Perjalanan
Kalau pakai mobil BBM, cukup mampir ke pom bensin selama beberapa menit, dan perjalanan lanjut tanpa banyak jeda. Mobil listrik? Pengisian daya butuh waktu lebih lama, tergantung tipe charger yang digunakan. SPKLU fast charging bisa mengisi 80% baterai dalam 30-60 menit, tapi kalau yang standar bisa butuh waktu lebih lama. Artinya, perlu perencanaan ekstra supaya waktu perjalanan tetap efisien.
Lokasi SPKLU di Rute Jakarta-Yogyakarta
Memperkirakan biaya pengisian daya sangat penting, namun mengetahui lokasi SPKLU di sepanjang perjalanan juga tak kalah penting. Dengan informasi titik-titik pengisian daya, pengguna BinguoEV dapat merencanakan pemberhentian lebih efisien dan mencegah kekhawatiran kehabisan daya saat di jalan.
- Jakarta Timur
- Dealer Dwindo Radin Inten, Jl. Radin Inten II No. 5, Duren Sawit
- SPKLU PLN UP3 Jatinegara, Jl. Jatinegara Timur No. 75
- Hyundai Pramuka, Jl. Pramuka No. 64, Utan Kayu Utara, Matraman
- Hyundai DI Panjaitan, Jl. DI. Panjaitan No. 138, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara
- SPKLU Indomobil, Jl. Letjen MT Haryono, Kav. 9, Bidara Cina, Jatinegara
- Jawa Barat
- Rest Area Tol Cipularang KM 88A dan KM 88B di ruas Tol Cipularang
- Jawa Tengah
- Rest Area Tol Palikanci KM 207A dan KM 207B di ruas Tol Palikanci
- Rest Area Tol Batang-Semarang KM 379A dan KM 391A di ruas Tol Batang-Semarang
- Rest Area Tol Solo-Ngawi KM 519A dan KM 519B di ruas Tol Solo-Ngawi
- PLN Semarang, Jl. Pemuda No. 93, Semarang
- PLN UP3 Surakarta, Jl. Slamet Riyadi No. 468, Surakarta
- PLN Yogyakarta, Jl. Gedongkuning No. 3, Yogyakarta
- Yogyakarta
- PLN UP3 Yogyakarta, Jl. Gedongkuning No. 3, Yogyakarta
- Hartono Mall, Jl. Ring Road Utara No. 5, Yogyakarta
- AJM Yogyakarta (Wuling), Jl. Ring Road Utara No. 67, Sleman
- SPKLU PLN UP Sleman, Jl. Parasamya, Beran Kidul, Tridadi, Sleman
- SPKLU PLN UP Sedayu, Jl. Wates KM 11, Argorejo, Bantul
- SPKLU PLN UP Kalasan, Jl. Raya Solo – Yogyakarta KM 15, Sleman
- SPKLU PLN UP Wates, Jl. KH Ahmad Dahlan, Area Sawah, Wates, Sleman
Tips Mudik Aman dengan Mobil Listrik
Kalau kamu berniat mudik pakai mobil listrik, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan. Pertama, cek peta SPKLU di sepanjang rute mudik. Jangan sampai kehabisan daya di tengah jalan tanpa stasiun pengisian terdekat! Kedua, manfaatkan aplikasi navigasi yang bisa menunjukkan lokasi SPKLU, seperti PLN Mobile atau aplikasi kendaraan listrik. Ketiga, siapkan alternatif plan, misalnya kalau SPKLU penuh atau tidak berfungsi, kamu masih punya rencana cadangan untuk mengisi daya.